"86" andalan baru Toyota
Senin, 28 November 2011 09:54 WIB |
Toyota FT-86 Concept saat pameran Indonesia International Motor Show (IIMS) 2011 (ANTARA News/Lukisatrio)
Berita Terkait
Jakarta (ANTARA News) - Toyota Motor Corp memperkenalkan kendaraan sport yang sudah jadi perbincangan selama ini.
Reuters
melaporkan bahwa kendaraan sport "86" dijagokan akan memicu kembalinya
citra Toyota sebagai pembuat kendaraan yang "seru dan menyenangkan".
Pada hari Minggu, Toyota memperkenalkan 86 di sirkuit Fuji di hadapan ribuan penggemar balap.
Kendaraan
kompak tersebut berpenggerak roda belakang dengan mesin 2 liter.
Namanya di Jepang adalah 86 atau "Hachi-roku" sedangkan di Eropa akan
disebut GT86.
Angka 86 digunakan sebagai penghormatan terhadap generasi sport tahun 1980-an yang laris manis, Corolla Levin AE86.
"Setelah
anda menunggu lama, kini kami perkenalkan kendaraan untuk pecinta
kendaraan," kata bos Toyota, Akio Toyoda yang mengenakan pakaian balap
pada acara tersebut.
86 memiliki empat tempat duduk dan merupakan kendaraan sport Toyota pertama sejak jenis MR-S dihentikan tahun 2007.
Toyota mengembangkan 86 bersama Fuji Heavy Industries Ltd. Fuji akan memasarkan "kembaran" 86 dengan merek Subaru BRZ.
86
menggunakan mesin pertama di dunia yang letaknya berlawanan secara
horizontal. Teknologi injeksi yang digunakan adalah D-4S direct
injection dari Toyota. Toyota adalah pemilik 16,5 persen saham Fuji
Heavy.
Kerjasama Toyota dan Subaru menghasilkan mesin yang
canggih tersebut. Subaru terkenal dengan turbo dan teknologi simetrikal
all-wheel-drive sedangkan Toyota ahli dalam penggerak roda belakang.
"Mobil
sport biasanya dirancang untuk jadi yang tercepat, terkuat dan
akselerasi yang cepat, tapi setelah kami tanya kepada para penggemar
motorsport di seluruh dunia, mereka ingin kendaraan sport yang lebih
terjangkau dan enak digunakan dalam semua jenis jalan, tak cuma kencang
di sirkuit," kata kepala perancang 86 dari tim Toyota, Tetsuya Tada.
86
memiliki body yang ringan, pusat gravitasi yang rendah dan penggerak
roda belakang. Reuters memperkirakan harga kendaraan itu 32 ribu dolar
AS di Jepang.
(A038)