Selasa, 06 Desember 2011

Astronom Temukan 18 planet baru


Astronom Temukan 18 Planet Baru

Planet ditemukan beberapa bulan setelah peneliti lain mengumumkan temuan 50 dunia lain.

 5 DESEMBER 2011

Planet-planet baru itu ditemukan beberapa bulan setelah peneliti lain mengumumkan temuan 50 dunia dengan kehidupan lain, termasuk sebuah planet berbatu yang berpotensi mengandung kehidupan. (NASA / Daily Mail)

          Astronom menemukan 18 planet baru. Seluruh planet tersebut merupakan planet gas raksasa berukuran sebesar Jupiter dan mengitari sebuah bintang yang lebih besar dibanding matahari kita. Temuan ini meningkatkan jumlah planet yang diketahui mengorbiti bintang raksasa hingga 50 persen.


Planet-planet baru itu juga ditemukan hanya beberapa bulan setelah kelompok peneliti lain mengumumkan temuan 50 dunia dengan kehidupan lain, termasuk sebuah planet berbatu yang berpotensi mengandung kehidupan di dalamnya.


Jumlah planet alien yang sudah diketahui ini kini jumlahnya telah mencapai lebih dari 700 buah dan angkanya terus meningkat pesat.


Dikutip dari laman Space, 5 Desember 2011, saat ditemukan, peneliti tengah mengobservasi sekitar 300 bintang menggunakan observatorium Keck di Hawaii dan perangkat-perangkat yang ada di Texas dan Arizona, Amerika Serikat.


Pada penelitian, mereka fokus ke pencarian apa yang disebu dengan bintang tipe A yang sudah ‘pensiun’ dan memiliki ukuran setidaknya 1,5 kali lipat lebih raksasa dibandingkan dengan matahari kita.
Serupa Jupiter
Bintang-bintang tersebut sudah melampaui tahapan utama dalam hidupnya dan kini tengah membesar menjadi apa yang disebut dengan subgiant star.


Para astronom kemudian meneliti bintang-bintang tersebut, mencari adanya guncangan kecil yang disebabkan oleh sentakan gravitasi dari planet yang mengorbit.


Akhirnya, proses pencarian itu mengungkapkan adanya 18 buah dunia alien yang baru, dan semuanya memiliki massa serupa dengan Jupiter. Seluruh planet itu mengorbit relatif dekat dengan matahari mereka, dalam jarak setidaknya 0,7 kali jarak Bumi ke matahari (sekitar 150 juta kilometer).


*Temuan planet-planet baru ini dipublikasikan di jurnal Astrophysical Journal Supplement Series.

Ilmuwan NASA Mengaku Temukan “Bumi

Baru"

Planet itu kemungkinan memiliki temperatur yang tepat agar air tetap berbentuk cair.

 6 DESEMBER 2011


Ilustrasi Kepler-22b, planet yang diprediksi berpotensi menampung kehidupan (space.com)

   Tim peneliti dari Badan Antariksa AS (NASA) mengumumkan temuan penting dalam upaya pencarian kehidupan. Mereka mendapati planet lain yang berotasi cukup dekat dengan mataharinya, di orbit yang berpotensi mendukung kehidupan.

Planet yang diberi nama Kepler-22b itu memiliki ukuran 2,4 kali ukuran Bumi dan jaraknya 600 tahun cahaya dari kita. Planet itu mengorbit di ‘habitable zone’ atau kawasan di ruang angkasa yang cukup jauh dari mataharinya di mana air bisa hadir di permukaan tanpa menguap.

“Temuan ini mendukung keyakinan kita bahwa kita tinggal di alam semesta yang penuh dengan kehidupan,” kata Alan Boss, astrofisikawan dari Carnegie Melon University, seperti dikutip dari laman Space, 6 Desember 2011. 

Boss menyebutkan, bintang yang menjadi matahari bagi planet tersebut berjarak 600 tahun cahaya (1 tahun cahaya mencapai sekitar 9,65 triliun kilometer) ke arah konstelasi Lyra dan Cygnus. Meski begitu, pancaran sinar bintang itu 25 persen lebih redup dibanding matahari kita.

Tak jauh berbeda dengan Bumi yang mengorbit matahari selama 365 hari per rotasi, Kepler-22b menuntaskan orbitnya dalam 290 hari. Ini dimungkinkan karena jaraknya dengan mataharinya berada sekitar 15 persen lebih dekat dibanding jarak bumi dengan matahari. 

Jarak ini cukup dekat untuk menghadirkan temperatur yang hangat dan menyenangkan di permukaannya. Di temperatur itu, air dalam bentuk cair, yang sangat dibutuhkan untuk menunjang kehidupan, bisa hadir. Artinya, planet ini bukan saja bisa dihuni, tetapi bisa juga sudah berpenghuni.

“Ini merupakan tonggak utama dalam upaya pencarian kembaran Bumi,” kata Douglas Hudgins, Kepler Program Scientist, NASA Headquarters. “Temuan ini menunjukkan betapa pentingnya misi yang dilakukan oleh ilmuwan yang berupaya untuk menjawab pertanyaan terbesar terkait posisi kita di alam semesta,” ucapnya.
Sebelumnya para ahli juga menemukan sebuah planet yang mirip dengan bumi. Planet itu kemudian diberi nama Zarmina. Ukurannya lebih besar dari bumi. Sekitar 20 hingga 50 persen lebih besar. Dengan ukuran sebesar itu, Zarmina tentu saja bisa mampu menampung lebih banyak mahluk hidup, termasuk manusia.
Gravitasi di permukaannya juga lebih besar, sekitar 1 hingga 1,5 lebih besar dari gravitasi bumi. Artinya, kalau kalau di bumi bobot Anda 70kg, maka di Zarmina akan melar hingga sekitar 100kg.(Soal planet Zarmina itu selengkapnya baca di sini , okey ). 
Para ahli belakangan ini kian gencar memecahkan misteri alam semesta. Penjelajahan alam semesta dilakukan dengan banyak cara, dari telaah teoritis hingga pembuktian dengan memakai teleskop canggih. (Baca disini yaach : Dari Planet Sampai Alien) :)

Inovasi Seruu, mesin penjual sepatu ..

Inovasi Seru, Mesin Penjual Sepatu 

Ballerina 

Hanya tinggal memencet tombol, sepatu datar/ballerina pun langsung tersedia.

 DESEMBER 2011


Mesin penjual sepatu datar (leighhouse.typepad.com)

VIVAnews - Anda pecinta sepatu tumit tinggi? Pasti pernah merasakan kram menyergap di seluruh kaki. Rasanya, ingin segera sampai rumah melepaskan sepatu atau timbul perasaan "saya berharap memakai sepatu datar malam ini".


Tentu Anda tidak ingin kehilangan pesta seru hanya karena sepatu mengganggu baik untuk berjalan atau berdansa. Untuk menyiasatinya, Anda harus membiasakan diri membawa flat shoes atau sepatu datar dalam tas. Saat ini memang banyak merek sepatu menciptakan flat shoes yang mudah dibawa di dalam tas bahkan dalam ruangan mungil di clutch bag.


Namun, kerap kali sepatu 'penyelamat' lupa dibawa atau sengaja tidak membawanya hanya karena ukuran tas terlalu kecil untuk menyimpannya. Masalah ini pun dijawab dengan dibuatnya vending machine yang menjual berbagai macam flat shoes 'penyelamat' kaki. 


Adalah Rossale vending machine yang pertama kali menjual flat shoes di Amerika Serikat, melalui mesin. Kini mesin tersebut juga tersedia di Eropa dan Australia. Sayangnya, mesin ini belum terdapat di Indonesia.


Biasanya, mesin-mesin ini terdapat di area-area klub. Sepatu yang berada di dalam mesin juga dalam bentuk gulungan dan elastis, sehingga mudah dimasukkan ke dalam tas. Harga sepatu cukup terjangkau, yaitu US $19,95 atau  Rp180 ribu. 


Mesin ini bukan mesin 'cantik' pertama yang dapat secara instan memenuhi kebutuhan para wanita. Di Amerika, Sephora juga menyediakan vending machine di bandara dandepartment store menjual produk kecantikan mereka. Atau, mesin penjual baju renang Quicksilver yang ada di area kolam renang beberapa hotel. Cara  instan untuk mendapatkan berbagai produk kecantikan yang mendesak, y kan? ;)